44 total views,  1 views today

4 KECAMATAN ZONA MERAH SAMARINDA

 

233 JENASAH DIMAKAMKAN DENGAN PROTOKOL KESEHATAN,  4 KECAMATAN DI KOTA SAMARINDA ZONA MERAH, INI EMPAT KECAMATAN YANG STATUSNYA ZONA MERAH, FORKOPIMDA SAMARINDA BERGERAK TURUNKAN KASUS COVID-19, KUMULATIF WARGA SAMARINDA TERPAPAR 3.384 KASUS

INI PERINGATAN KERAS BAGI WARGA KOTA SAMARINDA. TANGGAL 27 OKTOBER LALU/ STATUS 4 KECAMATAN DI KOTA SAMARINDA BERADA DI ZONA MERAH. EMPAT KECAMATAN ITU SAMARINDA ULU, SUNGAI KUNJANG, LOA JANAN ILIR DAN SUNGAI PINANG.

Irfan, Kabid Kedaruratan BPBD Kota Samarinda

Itulah gambaran nyata yang terjadi di Kota Samarinda. Pada 27 Oktober lalu, total jenasah yang dikuburkan di pemakaman Serayu Tanah Merah Samarinda sebanyak 233 orang. Sebanyak 155 diantaranya adalah pasien positif yang meninggal dunia, sedangkan lainnya berstatus probable atau meninggal dunia sebelumnya ada hasil tes swabnya.

Update dari Tim Satgas Penanganan Covid-19 , Asal tahu saja, saat ini di Kota Samarinda, ada 4 kecamatan yang statusnya dinyatakan berada di zona merah. Penetapan status itu karena adanya penambahan pasien positif sangat tinggi, dirawat baik secara mandiri di rumah maupun diisolasi di rumah sakit yang disediakan pemerintah.

Empat kecamatan zona merah itu adalah Kecamatan Samarinda Ulu dengan jumlah pasien positif dirawat sebanyak 118 orang, Kecamatan Sungai Kunjang sebanyak 117 orang , Kecamatan Loa Janan Ilir sebanyak 60 orang dan Kecamatan Sungai Pinang sebanyak 56 orang.

Kini, Forum komunikasi pimpinan daerah Samarinda bergerak, salah satu program yang tercetus dalam rapat koordinasi Forkopimda Samarinda dipimpin Sekda Sugeng Chairuddin, langkah ke depan adalah menurunkan angka kematian pasien positif covid-19,  selain juga penurunan kasus terkonfirmasi harian, Recovery Rate atau peningkatan angka pemulihan.

Secara kumulatif di Kota Samarinda saat ini ada 4.131 orang yang pernah terpapar virus Korona. Sebanyak 3.384 dinyatakan sembuh dan 155 meninggal dunia. Sedangkan total yang masih dirawat hinggga saat ini sebanyak 592 orang.

 

Tim Kaltim TV, melaporkan

Tinggalkan Balasan