44 total views,  1 views today

 Hidupkan Lagi Dewan Riset Daerah

 

KRITIK TERHADAP BADAN PENELITIAN PEMBANGUNAN DAERAH ATAU BALITBANGDA KALIMANTAN TIMUR/TERNYATA TIDAK HANYA TERKAIT USULAN ANGGARANNYA YANG DIANGGAP TERLAMPAU KECIL. TAPI JUGA TIDAK HIDUPNYA KEMITRAAN LEMBAGA ITU DENGAN PARA PIHAK SEPERTI DEWAN RISET DAERAH YANG DULU PERNAH ADA.

Badan Penelitian Pembangunan Daerah Kalimantan Timur kini dipimpin Abdullah Sani Menjelang penyusunan Rencana APBD Kaltim tahun 202. DPRD mengundang instansi itu untuk mengetahui lebih jauh, apa yang akan dilakukan Balitbangda tahun depan.

Ketua Komisi III Hasanuddin Mas’ud mengkritik Balitbangda yang mengajukan anggaran terlalu kecil, hanya sekitar 8 miliar rupiah. Ekspetasi anggota Komisi III cukup tinggi terhadap Balitbangda yang membayangkan lembaga itu sangat strategis sebagai ‘otak dan pemikiran’ yang menjadi sumber kebijakan pemprov Kaltim ke depan.

Hasanuddin Mas’ud, Ketua Komisi III DPRD Kaltim

Tidak hanya Hasanuddin Masud yang memiliki ekspetasi tinggi terhadap peran dan fungsi Balitbangda. Tapi juga anggota DPRD lainnya Sarkowi V Zahry. Menurut politisi dari Partai Golkar ini Balitbangda perlu menghidupkan kembali Dewan Riset Daerah yang sudah lama mati lantaran tidak ada yang mengurusnya.

Dewan Riset Daerah adalah lembaga yang diisi oleh orang-orang yang memiliki kompetensi dalam berbagai bidang.Selain para akademisi juga kalangan profesional.

Sarkowi V Zahry, Anggota Komisi III DPRD Kaltim

 

Tim Kaltim TV, Hardin, melaporkan

Tinggalkan Balasan