81 total views,  1 views today

KAPAL TENGGELAM DI TELUK BALIKPAPAN, 7 SELAMAT

 

KAPAL TENGGELAM SAAT HARI MULAI GELAP, KAPAL PECAH SETELAH MENABRAK BATANG KAYU, BASARNAS TERIMA LAPORAN STASIUN RADIO PANTAI, 7 KORBAN DISELAMATKAN KAPAL MV LYRIC STAR, TIM BASARNAS EVAKUASI 7 KORBAN BASARNAS EVAKUASI 7 KORBAN BASAR-8

SETELAH LEBIH 10 JAM MENGAPUNG DI LAUTAN SEKITAR TELUK BALIKPAPAN 7 ORANG KORBAN KAPAL TENGGELAM BERHASIL DISELAMATKAN. SEMENTARA 1 ORANG LAINNYA BERNAMA SANDI MASIH DALAM PENCARIAN TIM BASARNAS GABUNGAN.

Kasus kapal tenggelam terjadi lagi, kali ini sebuah kapal yang ditumpangi 8 orang termasuk nakhoda kapal tenggelam di kawasan laut sekitar Teluk Balikpapan. Kejadiannya saat hari mulai gelap sekitar pukul 18.00 Kamis 29 Oktober 2020. Karena tidak ada kapal maupun perahu yang lewat, delapan orang pemancing yang berada di atas kapal meloncat ke laut.

Menurut cerita 7 korban yang berhasil diselamatkan, kapal mereka menabrak batang kayu, benturan keras membuat kapal mereka pecah dan tenggelam. Para penumpang dan nakhoda akhirnya meloncat ke laut. Mereka selama 10 jam lebih terombang-ambing di laut. Delapan orang itu bertahan di dalam udara sepanjang malam menggunakan styrofoam atau plastik busa yang sebelumnya tersedia di atas kapal.

Melkianus Kotta, Kepala Basarnas Kaltim

Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan menerima informasi kejadian kecelakaan laut Stasiun Radio Pantai yang disampaikan Edi Junaedi pada Pukul 07.15 hari Jumat atau setelah sekitar 3 peristiwa kapal tenggelam terjadi.

Tim Basarnas langsung menuju lokasi, ternyata 7 orang sudah diselamatkan sebuah kapal MV Lyric Star yang sedang melintas di perairan Teluk Balikpapan. Sedangkan 1 orang lagi bernama Sandi masih dalam pencarian.

Tujuh orang yang selamat adalah Saiful Anwar, Aris Sarwanto, Nakhoda M Tahir, Ruli Hartono, Ari Murdani, Edi Saputra dan Azis. Tim Basarnas kemudian melakukan evakuasi ketujuh korban dari kapal dan membawa ke Posko untuk kesehatan.

>> poto EVAKUASI DARI KAPAL >>>>

Tim Basarnas masih terus berusaha mencari satu korban bernama Sandi yang belum ditemukan, Sesuai standar operasional Prosedur pencarian dilakukan selama 7 hari ke depan.

Tim Kaltim TV, melaporkan

Tinggalkan Balasan