17 Oktober 2021

CINTA SEGITIGA BERUJUNG MAUT

 132 total views,  2 views today

CINTA SEGITIGA BERUJUNG MAUT

Polres kutai kartanegara menggelar kasus pembunuhan berlatar cinta segitiga yang terjadi di daerahnya. Korban bernama hafis azhar meninggal dunia setelah dipukul dan ditusuk senjata tajam oleh rivalnya karena menyukai perempuan yang sama.

Inilah kisah cinta segitiga yang berakhir maut. Peristiwanya terjadi di sebuah mes perusahaan yang terletak di pedalaman kecamatan Muara Kaman Kabupaten Kutai Kartanegara.

Ceritanya berawal ketika Hafis Azhar terlibat cekcok dengan Afdal Ariskal Nur. Mereka cekcok di whatsapp lantaran kedua pemuda berusia 21 tahun itu menyukai perempuan yang sama, sebut saja bernama Ana.

Berdasarkan keterangan kepolisian, cekcok kedua pemuda dimulai saat Hafis Azhar mengirim pesan whatsapp kepada Afdal agar meninggalkan mess tempat Ana. Pesan itu disertai ancaman jika tidak meninggalkan Ana dia akan datang mengeroyoknya.

Ancaman itu direspon Afdal. Dia segera mengontak ayahnya bernama Syamsul dan kemudian datang di mes tempat tinggal Ana. Ternyata di sana juga muncul Hafis yang berbuntut terjadi cekcok dan berakhir perkelahian.

Hafis mendapat serangan pemukulan dan penikaman oleh Afdal dan ayahnya. Tubuh Hafis terluka kena tusukan dan sempat dibawa ke rumah sakit Dayaku Raja Kota Bangun sebelum meninggal dunia. Sementara Afdal dan Syamsul ayahnya lari ke dalam hutan Muara Kaman Kukar.

Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Irwan Masulin Ginting mengakui pencarian pelaku mengalami hambatan lantaran pelaku lari ke dalam hutan. Namun berkat upaya bersama dengan Polsek Muara Kaman dan juga pihak keluarga pelaku, akhirnya keduanya berhasil diamankan. Kedua pelaku ayah dan anak mengakui perbuatan pemukulan dan penikaman tersebut.

Kedua pelaku terancam pasal 170 ayat 2 KUHP dan pasal 351 ayat (3) KUHP dan pasal 2 ayat (1) UU darurat no 12 tahun 1951. Ancaman pidana tersangka selama-lamanya 12 tahun penjara.

Tim Kaltim TV, Hardin, melaporkan