5 Desember 2021

MAKSIMALKAN POTENSI BUDAYA

 160 total views,  2 views today

MAKSIMALKAN POTENSI BUDAYA

KOTA BANGUN –

Lain hulu lain pula parang.

Awas terluka jika ditimpakan.

Lain dahulu, lain pula sekarang.

Seni budaya jangan dilupakan.

Awas parang jangan ditimpakan. Timpakan ke pohon ditumbangkan. Seni budaya jangan dilupakan. Untuk pariwisata kita kembangkan.

Dua bait pantun dibacakan Staf Ahli Gubernur Kaltim Bidang Polhukam Wahyu Widhi Heranata mewakil Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi, pada pembukaan Festival Danau Semayang yang setiap tahun digelar dalam rangka memperingati hari jadi Desa Pela ke-103 tahun.

Atas nama pemerintah, Wahyu Widhi Heranata mengucapkan Selamat Hari Jadi Desa Pela ke 103 tahun dan menyambut baik dilaksanakan festival Danau III ini.

“Semoga apa yang kita laksanakan ini mendapatkan keberkahan, limpahan karunia, kebahagiaan dan kesejahteraan dari Tuhan Yang Maha Esa,” kata Didit sapaan akrab Wahyu Widhi Heranata, Sabtu (12/12/2020).
Didit menambahkan Kalimantan Timur memiliki potensi yang luar biasa, dari segi sumber daya manusia maupun alamnya. Keragaman potensi haruslah dimaksimalkan agar menjadi provinsi yang tidak lupa akan akar budaya daerahnya.

Melalui Festival Danau, Didit berharapkan dapat diimplementasikan nilai-nilai integritas, etos kerja dan gotong royong sehingga mampu mempersatukan berbagai lapisan masyarakat melalui khasanah budaya yang sudah ada di Kaltim.

Didit berharap penyelenggara festival dan pengunjung menerapkan protokol kesehatan dengan baik, kehingga kegiatan tidak menjadi klaster baru penularan Covid-19 yang sekarang masih terjadi di wilayah Kaltim.
Fesitival Danau Semayang dirangkai lomba mendayung, memancing, menjala, mendanau, kuliner khas Pela, hias RT, dan kebersihan lingkungan.

Tampak hadir Kepala Dinas Pariwisata Kukar. Unsur Muspika Kecamatan Kota Bangun, Kepala Desa Pela dan Ketua Pokdarwis Kota Bangun Alimin.(mar/yans/humasprov Kaltim)

Foto : Ist#

Sumber berita#pemprovkaltim

DHY-KaltimTV